Berikut ini adalah versi resep pupuk makro cair organik yang tidak menggunakan urine ternak, dan diganti dengan daun-daunan hijau segar sebagai sumber Nitrogen (N). Semua formula disesuaikan agar tetap seimbang, menggunakan starter Manutta Gold.
Bahan-bahan:
Bahan
Jumlah
Fungsi
Air bersih (non-klorin)
20 liter
Pelarut utama
Starter Manutta Gold
250 ml
Starter fermentasi mikroba
Molase / gula merah cair
500 ml
Energi untuk mikroba
Daun hijau segar cincang (turi, lamtoro, kacang, dll)
3–5 kg
Sumber Nitrogen (N)
Abu sekam / arang sekam halus
1 kg
Sumber Kalium (K)
Dedak halus / bekatul
1 kg
Nutrisi fermentasi
Air rebusan kulit pisang / bonggol pisang
3 liter
Sumber Kalium dan karbon
Air cucian beras (pertama dan kedua)
2 liter
Mikronutrien dan karbon
Tanah humus / tanah kebun aktif
500 gram
Mikroorganisme lokal
Serbuk tulang halus (opsional)
200 gram
Sumber Fosfor (P)
Garam dapur non-iodium
1 sdm
Penyeimbang mineral & anti bakteri jahat
Cara Pembuatan:
Ekstraksi Daun Hijau:
Cincang 3–5 kg daun hijau segar, rebus dalam ±5 liter air selama 10–15 menit.
Dinginkan, saring, dan ambil airnya sebagai “ekstrak daun”.
Siapkan Wadah Fermentasi:
Gunakan tong plastik/ember volume 25–30 liter.
Pastikan bersih.
Campurkan Bahan Kering:
Masukkan abu sekam, bekatul, tanah humus, dan serbuk tulang (jika ada) ke dalam wadah. Aduk rata.
Larutkan Molase dan Starter:
Campur molase + starter Manutta Gold dalam 2 liter air hangat.
Diamkan ±15 menit.
Masukkan Semua Bahan Cair:
Masukkan larutan starter ke dalam tong.
Tambahkan air rebusan kulit pisang, air cucian beras, ekstrak daun hijau, dan air bersih.
Tambahkan 1 sdm garam non-iodium.
Gabungkan Semua:
Masukkan bahan kering ke dalam cairan, aduk rata.
Fermentasi:
Tutup tong rapat, beri ventilasi (lubang kecil ditutup kain kasa).
Simpan di tempat teduh, aduk setiap hari selama 7–14 hari.
Ciri Pupuk Siap Pakai:
Aroma manis-asam alami
Warna kecoklatan
Tidak berbusa berlebihan
Tidak berbau busuk
Cara Pemakaian:
Kebutuhan
Dosis
Cara
Semprot daun
100 ml per 1 liter air
Semprot seminggu sekali
Siram ke akar/media
200 ml per 1 liter air
Siram setiap 1–2 minggu
Perendaman benih
50 ml per 1 liter air
Rendam benih 3–6 jam
Penyegaran tanah
500 ml per 10 liter air
Siram tanah sebelum tanam
Share This Article
Comments
No Comments Yet...
There was an error while fetching comments, Please try again later
No Comments Yet...